SEKILAS INFO
: - Tuesday, 19-10-2021
  • 2 bulan yang lalu / JANGAN BOSAN UNTUK MENGENAKAN MASKER, MENCUCI TANGAN, MENJAGA JARAK DAN BERDOA AGAR TERHINDAR DARI COVID-19
Selamat Hari Guru Sahabat, ...

PAK ANDY adalah seorang guru SMP favorit di sebuah kota. Sudah 20 tahun dia bekerja dan tentunya sudah banyak pengalaman dalam mengajar. Setidaknya dia suda tahu bagaimana kiat agar murid tidak mengantuk pada saat pembljaran. Bagi murid-murid, dia guru yang paling difavoritkan. Murid senang bila ia datang dan merasa kehilangan bila sakit atu berhalangan hadir. Dalam catatan agenda, pa Andy jarang meninggalkan kelas. Tanda tangan uniknya memenuhi setiap jam pelajarannya. Intinya, dia guru yang sangat dirindukan murid-muridnya. Yang paling berkesan pada murid-muridnya, dia selalu memberi nilai lapor yang tinggi. “Nilai raporku bagus padahal jarang masuk dan nilai harian dan nilsi PAS di bawah KKM.” Begitu celotehan seorang murid.

***

Ada hal yang sampai saat ini menjadi bulan-bulanan Pak Andy. Dia sulit menghapal nama setiap muridnya. Hanya beberapa siswa yang rajin atau malas yg ia tahu, sementara dia mengajar 9 kelas. Lebih dari 300 nama yang berbeda dan tentu tak dapat dihapal. Saking banyaknya,  Ia beranggapan yang penting mengajar dengan baik. Memberi name tag setiap murid, membuat denah duduk, dan cara lain tidak pernah ia lakukan.

***

Pada suatu ketika, Pak Andy memberikan nilai rapor pada murid-muridnya. Tidak tanggung-tanggung, dia memberi nilai 95. Nilai yang cukup tinggi karena termasuk kategori sangat baik. “Aku juga pernah merasakan menjadi murid. Kecewa bila mendapat nilai yang kecil.” Begitu pikirnya.

Guru lain tertawa sambil berbisik-bisik.  “Temanya tentang nilai rapor?” Pak Andy  masa bodoh dengan obrolan rekan kerja, yang penting  selalu datang ke sekolah dan tidak bermasalah tentang nilai.  Pak Andy tidak begitu respon terhadap apa yang dibicarakan.

***

Sore-sore ada seorang remaja putra datang ke rumah. Dia minta maaf atas kesalahan yang ia perbuat tempo lalu. Pak Andy mencoba mengingat-ingat, tapi namanya tetap  ga ingat. “Kamu murid bapak? Siapa namamu?” membuka percakapan.  Remaja itu menceritakan semuanya termasuk memutuskan tidak sekolah lagi. Pak Andy kaget kemudian mengkerutkan kening,  “Berarti si Adi  ini sudah tujuh bulan tidak sekolah. Jangan-jangan diberi nilai 95?” Adi pamit dan pa Andy bengong tanpa berkata….

(Selamat Hari Guru Sahabat, jadilah guru yang mengenal murid-muridnya)

Oleh : Dadang Sukandi

 

1 komentar

Dadang Sukandi, Friday, 6 Apr 2018

Adakah guru yang seperti ini?

Reply

TINGGALKAN KOMENTAR

Pengumuman Terbaru

Pendaftaran Penerimaan Siswa Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021

USBN 2018

Jadwal UNBK 2018

Agenda Terbaru